BAB 1
PENGENALAN
Komputer
bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan dan
rumah-rumah terdapat perangkat komputer untuk memperlancar meningkatkan
produktivitas kerja yang lebih tinggi perusahaan dan sarana pembelajaran
tentunya untuk yang berada di rumah.
Salah-satu
fungsi dari sekian banyak fungsi computer atau PC tersebut sebagai sarana
pendukung untuk mendapatkan informasi yang lebih beragam dengan adanya
internet. Dimana internet mulai populer saat ini merupakan suatu jaringan komputer
raksasa yang merupakan jaringan komputer yang terhubung dan dapat saling berinteraksi.
Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat
pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna komputer dan juga jaringan
komputer yang tergabung dalam Internet berlipat ganda.
Jaringan
komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung.
Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna
jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer
yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan
jaringan.
Belajar
memahami tentang troubleshooting dari perangkat keras yang telah dipasang dan dirakit
menjadi sebuah komputer atau PC memang sudah seharusnya dilakukan, sehingga jika
muncul masalah tersebut tidak terlalu bingung mengatasinya. Troubleshooting adalah
proses menemukan kesalahan umum yang sering terjadi pada masing-masing perangkat
keras yang digunakan pada saat merakit komputer dan mencari penyelesaian atas permasalahan
yang terjadi.
Beberapa contoh kasus tentang
troubleshooting tersebut diantaranya :
1.
Troubleshooting Casing dan Power Supply
2.
Troubleshooting CD ROM Drive
3.
Troubleshooting Disk Drive
4.
Troubleshooting Hard disk
5.
Troubleshooting Keyboard
6.
Troubleshooting Memori
7.
Troubleshooting Monitor
8.
Troubleshooting Motherboard
9.
Troubleshooting Mouse
10.
Troubleshooting Printer
11.
Troubleshooting Prosesor
12.
Troubleshooting Sound Card
13.
Troubleshooting VGA Card
14.
NTLDR is Missing
BAB 2
CASING DAN POWER SUPPLY
Ada beberapa troubleshooting pada Casing dan Power
Supply, diantaranya:
- Kasus :
UPS tidak bisa mengatasi tegangan dengan
baik.
Solusi :
Kemungkinan UPS yang dimiliki, baterainya
dalam kondisi yang lemah. Segera isi ulang baterai tersebut supaya kapasitas
dan kekuatannya menjadi penuh kembali. Apabila baterai sudah dalam keadaan penuh,
tetapi permasalahan masih terjadi, maka kemungkinan besar permasalahan terletak
pada UPS.
- Kasus:
Kipas yang ada di power supply tidak
bekerja atau mengeluarkan suara yang berisik.
Solusi :
Lepaskan power supply, sebelum nantinya
akan dipasang kembali. Bersihkan debu yang menempel pada power supply tersebut
menggunakan peralatan yang memang disiapkan untuk membersihkan debu. Dalam
kondisi yang bersih maka power supply tidak akan mengeluarkan suara yang
berisik dan akan bekerja dengan baik.
- Kasus:
Power supply mengeluarkan suara yang
berderit-derit.
Solusi:
Kemungkinan besar permasalahan tersebut
terletak pada kipas prosesor. Bersihkan
kipas prosesor tersebut. Tetapi apabila setelah dibersihkan masih mengalami
kondisi yang sama, maka permasalahan tersebut terletak pada beberapa komponen elektronik
yang ada di sekitar power supply.
- Kasus:
Lampu penerangan suram dan kompufter booting ulang.
Solusi:
Kemungkinan tegangan listrik tidak stabil
dan memerlukan UPS untuk menangani masalah tersebut. Segera beli UPS untuk menangani
masalah tersebut, karena apabila dibiarkan maka PC lama kelamaan akan rusak
karena tegangan yang tidak stabil.
- Kasus:
Ketika menghidupkan komputer, tidak
terjadi apa-apa, tetapi power supply tidak mau hidup.
Solusi:
Pastikan semua komponen terpasang dan
terhubung pada power dan mendapatkan daya dari power supply tersebut. Jika kita
menggunakna casing komputer dengan power supply
yang bertipe ATX, kita harus mengecek konektor dari switch power ke
konektor Power Switch yang ada di motherboard. Sangat sering terjadi, khususnya
ketika memasang case komputer sengan sistem ATX, konektor yang dipasang keliru
dan terbalik sehingga menyebabkan PC tidak bisa menyala. Jika konektornya sudah
terpasang dengan benar, maka permasalahannya terletak pada power supply yang jelek. Segera ganti power
supply tersebut dengan yang baru.
- Kasus:
Mode Power Saving atau Standby yang ada di
Windows98 tidak bekerja dengan baik.
Solusi:
Ada beberapa komponen yang menyebabkan
permasalahan diatas, diantaranya
adalah sebagai berikut:
§ Pastikan fasilitas Power Management sedang
aktif. Untuk mengaktifkannya lakukan langkah-langkah berikut :
a. Klik Start
b. Pilih Setting
c. Pilih Control Panel
d. Klik 2x icon Power Management
untuk memastikan Power schemes
dalam kondisi Always on dan aturlah waktu yang diinginkan untuk menampilkan
aktivitas power Management pada monitor dan harddisk.
§ Tutup
semua aplikasi yang
sedang terbuka dan
aktif. Ikuti instruksi yang ada pada Clean Boot untuk menutup
semua software atau program yang sedang terbuka dan aktif.begitu software
tersebut tertutup, otomatis fasilitas Power Saving/Stanby akan muncul.
§ Screen Savers. Non-aktifkan screen saver.
Screen saver tersebut misalnya 3D Flower Box, 3D Fyling Objects, 3D Maze and 3D
Text. Apabila screen saver ini sudah hilang maka fitur Power Saving/Stanby akan
muncul.
§ Power Management Aktif/Tidak Aktif pada
CMOS. Secara umum, komputer mempunyai kontrol Power Manangement dalam BIOS. Cek
CMOS komputer untuk memastikan bahwa Power Management aktif pada CMOS. Kalau
ternyata ada masalah, maka kemungkinan driver dari APM ada yang rusak atau
corrupt.
§ komponen Hardware dapat menyebabkan mode
Power Saving/Stanby tidak bekerja dengan beberapa perangkat keras, misalnya USB
dapat menyebabkan mode Power Saving/Stanby tidak bisa bekerja dengan baik.
BAB 3
BAB 3
CD ROM
DRIVE
Ada beberapa troubleshooting pada CD ROM DRIVE,
diantaranya:
- Kasus:
Memasang CD ROM pada komputer, tetepi pada
waktu digunakan CD ROM tidak bisa membaca inputan atau kasus lain Windows tidak
mengenali CD ROM yang di pasang.
Solusi:
Ada beberapa komponen yang menyebabkan
permasalahan diatas, diantaranya
adalah sebagai berikut:
§ Buka kembali casing komputer. Pastikan
kabel power dan kabel data sudah masuk ke slot yang ada di motherboard dan CD
ROM. Jika ada yang belum dimasukan, segera dimasukan.
§ Cek pemasangan kabel, jangan sampai
terbalik. Karena kalau sampai terbalik,
CD ROM tidak akan terbaca.
§ Cek Driver dari CD ROM yang dipasang pada
komputer. Biasanya begitu CD ROM terpasang, maka Windows akan memberikan pesan
menemukan perangkat keras baru yang terpasang. Supaya CD ROM berjalan dengan
sempurna. Segera install driver yang menyertai CD ROM tersebut.
§ Apabila CD ROM masih belum bisa membaca,
kemungkinan head atau optic yang ada di CD ROM
tersebut kotor. Untuk membersihkannya bisa membeli CD Cleaner di
toko-toko yang menjual VCD.
- Kasus:
Kegagalan meng-Uninstall, mencoba meng-Uninstall
driver tetapi tidak bisa berjalan dengan baik.
Solusi:
Ada beberapa komponen yang menyebabkan
permasalahan diatas, diantaranya
adalah sebagai berikut:
§ klik menu start» Klik kanan My komputer»
Properties» pilih bagian Hardware» Device Manager» DVD/CD-ROM Driver tersebut
dan pilih Uninstall dari manu yang ada. Restart Komputer.
§ Setelah di restart, windows akan
meng-install kembali dan mengenali CD/DVD ROM.
- Kasus:
CD ROM tidak otomatis aktif ketika kita
memasukan sebuah CD kedalamCD ROM tersebut.
Solusi:
Untuk mengaktifkan fitur “Audio insert
notification”, langkahnya adalah sebagai berikut:
- Klik
kanan icon My Komputer pada dekstop, kemudian pilih Properties. Kotak
dialog System Propeties akan muncul.
- Klik
pada bagian Device Manager. Sebuah daftar dari perangkat keras akan
muncul.
- Klik
kanan dua kali CD ROM, kemudian pilih CD ROM drive.
- Pilih
tombol Properties. Kotak dialog properties dari CD OM akan muncul.
- Pilih
pada bagian Settings
- Klik
pilihan “Auto insert notification”
untuk diaktifkan.
- Pilih OK
sampai semua dialog Propeties ditutup, kemudian restart Windows untuk
melihat perubahan yang terjadi.
- CD Room tidwak dapat membaca keeping cd
·
Bersihkan optic cd room dengan menggunakan disk
cleaner
·
Anda juga dapat
pelakukan pembersihan pada laser yang terganggu pada saat melakukan
pembacaan, yaitu dengan menggunakan semprotan udara bertekanan tinggi pada
bagian dalam drive,
BAB 4
DISK DRIVE
Ada beberapa troubleshooting pada DISK DRIVE,
diantaranya:
- Kasus:
Permasalahan umum yang sering terjadi pada
floppy disk drive yaitu Sebuah floppy
drive mungkin tidak bisa bekerja dengan baik karena
ada beberapa kondisi berikut ini:
- Disket
rusak
Permasalahan ini sering
terjadi pada para pengguna komputer. Untuk mengatasi masalah tertebut, coba
ambil disket baru atau disket lain dan masukkan
ke dalam FDD. Kalau disket lain
bisa terbaca, maka disket pertama yang rusak dan sudah tidak bisa digunakan
lagi. Kadang floppy disk drive tidak bisa mengenali disket yang masuk,
dikarenakan disket tersebut rusak atau kotor. Selain itu, kadang disket yang
tidak bisa dikenali oleh drive karena disket tersebut di tutup atau proteksi.
Untuk membuka penutup disket, geser penutup disket yang bentuknya menyerupai
kotak kecil ke arah bawah, sehingga disket bisa dibaca atau ditulis.
§ Tidak disetup dalam CMOS
Tidak di setup dalam CMOS,
pastikan floppy drive telah diatur atau disetup dengan baik dalam CMOS. Jika floppy drive yang
dimiliki belum disetup dengan baik, maka waktu membaca atau menyimpan data dalam
disket akan menemui kegagalan, karena drive tidak akan mengenali. Setup dari
floppy drive adalah 3.5 inch atau 144MB.
§ Konflik dengan perangkat keras yang lain
Pada waktu memasang perangkat
keras baru dalam komputer seperti harddisk atau perangkat lain, lepaskan dulu
koneksi kabel data yang masuk ke floppy disk drive supaya dalam pemasangannya
tidak terjadi konflik. Setelah harddisk terpasang, baru sambungkan kembali
floppy drive.
§ Tidak terhubung dengan baik
o
Matikan
Komputer, lepaskan seluruh kabel yang melekat pada casing komputer, kemudian
buka casing komputer.
o
Pastikan
koneksi floppy sudah terhubung dengan baik ke konektor FDD pada motherboard. Jika sudah terhubung, lepas
terlebih dahulu kemudian di hubungkan kembali kabel konektor tersebut.
o
Pastikan
kabel floppy berasal dari motherboard yang dihubungkan kebagian belakang dari
floppy drive.
o
Pastikan
kabel power juga dihubungkan ke bagian belakang dari floppy drive.
§ Perangkat yang rusak
Lepaskan kabel data floppy data yang menghubungkan
floppy drive ke motherboard atau port IO.
- Kasus:
Ada pesan kesalahan : The disk in drive A
is not formatted. Do you want to format it now? atau A:\ is not accessible. The
device is not ready.
Solusi:
Pesan tersebut akan muncul ketika sistem
tidak mampu untuk membaca floppy diskette, yang mungkin disebabkan karena
disket rusak, tidka ada disket di drive, atau floppy drive rusak, untuk
mengatasi masalah tersebut:
Cek FDD untuk memastikan apakah disket
sudah dimasukan. Kalau belum, segera masukkan disket ke drive tersebut.
BAB 5
HARD
DISK
Ada beberapa troubleshooting pada HARD DISK,
diantaranya:
- Kasus :
Komputer tidak mau booting, Setelah
memasang hard disk yang baru, komputer tidak mau booting dan tidak ada pesan
kesalahan yang muncul pada layar monitor.
Solusi :
§ Matikan komputer, buka casing komputer dan
lepaskan hard disk dari casing, dengan terlebih dahulu melepaskan skrup yang
terpasang pada hard disk.
§ Pastikan jumper yang terpasang pada hard
disk, posisinya sudah benar.
§ Pasang kembali hard disk dan Remount your
drive in the computer dan tutup/pasang kembali tutup pada casing komputer.
§ Masukkan disket bootable pada drive A dan
hidupkan komputer. Jalankan program Disk Manager dengan cara masukkan
disket Disc- Wizard ke drive A dan ketik
A:XDM. Kemudian tekan tombol ENTER.
§ Ikuti instruksi yang ada di Disk Manager
untuk meng-install dan memformat harddisk.
§ Setelah program Disk Manager selesai
dijalankan, booting kembali komputer.
- Kasus :
Pada DOS muncul pesan kesalahan “Disk Boot
Failure”, “Non-System Disk” atau “No ROM
Basic - SYSTEM HALTED”.
Solusi :
§ Install kembali file sistem DOS
menggunakan utility DOS SYS.
§ Cek semua kabel yang terpasang pada
motherboard.
§ Gunakan FDISK untuk melihat apakah partisi
primer (biasanya diatur untuk hard disk dan digunakan untuk booting pertama
kali) sudah aktif atau belum.
§ Cek apakah hard disk terkena virus atau
tidak, dengan menggunakan anti virus.
- Kasus :
Pada sistem muncul pesan kesalahan: “HDD
Controller failure”.
Solusi :
§ Amati dan perhatikan jumper pada harddisk
sudah benar atau belum. Kalau belum segera masukan sesuai dengan urutannya.
- Kasus :
Ketika menghidupkan komputer. Pada waktu
menghidupkan komputer, layer monitor tetap hitam dan tidak berubah.
Solusi :
§ Pastikan kabel monitor sudah terpasang di
casing komputer dan power monitor sudah dihidupkan
§ Pastikan kabel dari VGA Card sudah
terpasang di slot pada casing computer dengan benar dan masuk ke slot pada
monitor dengan baik.
§ Restart kembali komputer.
- Kasus:
Ketika menghidupkan komputer, di layar
monitor muncul pesan kesalahan: “Drive not Ready”.
Solusi :
§ Cek koneksi semua kabel. Pastikan pin 1
pada drive dihubungkan ke pin 1 pada harddisk controller
§ Pastikan daya power suppy cukup dengan
kebutuhan.
§ Booting kembali computer.
- Kasus :
Pada FDISK muncul pesan kesalahan, “No
Fixed Disk Present’.
Solusi:
§ Pastikan daya power supply cukup dan
sesuai dengan kebutuhan.
§ Cek isi dari drive pada waktu melakukan
setup pertama kali.
§ Cek apakah terjadi konflik pada alamat
atau port I/O.
BAB 6
KEYBOARD
Ada beberapa troubleshooting pada KEYBOARD,
diantaranya:
- Kasus :
Beberapa permasalahan umum:
§ Huruf yang muncul berbeda atau salah
ketika mengetik.
§ Pesan di layar monitor tidak muncul ketika
menekan tombol keyboard.
§ Pengaturan pada tombol multimedia
menghasilkan pesan kesalahan "operation illegal".
§ Tombol keyboard untuk multimedia tidak
berfungsi dengan baik.
§ Tombol keyboard untuk internet tidak
berfungsi dengan baik.
Solusi :
§ Cabut keyboard dari port yang terpasang
pada casing komputer, kemudian pasang
kembali dan hidupkan komputer, apakah keyboard susah bisa dipergunakan kembali
atau belum.
§ Matikan komputer. Cabut keyboard dan lihat
pin atau kaki, apabila kaki tersebut bengkok, gunakan pinset untuk
meluruskannya. Jika kaki keyboard patah, maka harus beli yang baru tentunya.
§ Coba update driver. Kunjungi situs yang menyediakan
driver untuk penggunaan keyboard tersebut. Download software driver dan install
pada windows.
§ Jika menggunakan sebuah keyboard untuk
multimedia, pastikan untuk menghapus software driver yang lama sebelum
menginstall driver yang baru. Untuk menghapus driver yang lama masuk ke Add/Remove
Programs (Start» Control Panel» Add/Remove Programs).
- Kasus :
Bagaimana untuk dapat membuang fitur tombol yang
melekat (Sticky Keys).
Solusi :
§ Dengan menekan tombol Shift sebanyak 5
kali, sebuah jendela pilihan akan muncul.
§ Untuk membuang fitur Sticky Keys, klik
tombol Settings, Kemudian pada pilihan
yang tersedia pada menu Keyboard, hilangkan tanda centang pada checkbox
StickyKeys.
§ Klik tombol Setting, hilangkan tanda
centang pada checkbox Use Shortcut.
§ Klik Apply, kemudian klik OK sebanyak 2
kali untuk keluar dari semua jendela yang terbuka.
- Kasus :
Shortcut Keyboard untuk klik kanan, apakah
tombol keyboard bias difungdikan sebagia klik kanan pada mouse!
Solusi
:
§ Tekan dan tahan tombol SHIFT kemudian
tekan tombol F10, dan untuk keyboard jenis baru mempunyai tombol khusus untuk
fungsi ini. Posisinya terletak diantara tombol Windows disebelah kanan dan
tombol CTRL.
BAB 7
MEMORY
Ada beberapa troubleshooting pada MEMORY,
diantaranya:
- Kasus :
Memasang RAM pada komputer dengan
kapasitas melebihi 64MB, RAM tidak bisa
terdeteksi oleh DOS, tetapi bisa terdeteksi oleh Windows.
Solusi :
§ Kondisi semacam itu wajar dan normal,
karena DOS pada waktu dirancang hanya bisa mengenali RAM yang terpasang dengan
kapasitas 64 MB, lebih dari 64 MB tidak
akan terdeteksi. Berbeda dengan Windows, semua RAM yang terpasang akan
terdeteksi dengan baik, selama RAM yang dipasang dalam kondisi bagus dan tidak
rusak.
- Kasus :
Laporan RAM. Ada kapasitas dari RAM
sebesar 128KB atau 384KB yang tidak pernah dilaporkan ketika melakukan proses
booting.
Solusi :
§ Kondisi ini normal. Beberapa versi dari
BIOS tidak akan menampilkan area dari memori yaitu memori konvensional dan
memori ekstended.
- Kasus :
Sistem komputer menjadi lambat ketika
ditambahkan beberapa memori.
Solusi:
§ Langkah pertama adalah, pastikan semua
memori baru yang dipasang dikenali dengan baik oleh BIOS atau Windows. Apabila
motherboard tidak mendukung penambahan memori dan hanya menerima kapasitas
paling besar adalah 64 MB, maka percuma saja menambah memori baru. Memori tetap
bisa terpasang tetapi efeknya bisa memperlambat kinerja komputer.
- Kasus :
Menambah memori tetapi Win XP Prof tidak bisa berjalan dengan lancar. Menambah
memori sebesar 256MB dan 128 ke
komputer. BIOS bisa mendeteksi
RAM yang sudah ditambahkam tersebut tetapi Windows tidak berhasil
mendeteksi bahkan tampilan di layar monitor menjadi biru.
Solusi:
§ Hal yang harus diperhatikan adalah RAM
yang baru apakah cocok dan sesuai dengan motherboard dan jenis RAM yang lain yang sudah terpasang sebelumnya di motherboard.
Kalau RAM tersebut tidak cocok, maka akan mempengaruhi kinerja sistem bahkan
mengakibatkan sistem tidak berjalan dengan baik. Sebelum memasang RAM, hal yang
sangat penting adalah memperhatikan tipe dan PC dari RAM tersebut.
- Kasus :
Identifikasi memori yang rusak. Ketika
menghidupkan komputer, terdengar bunyi beep dan komputer tidak mau booting.
Solusi :
§ Beep tersebut menandakan adanya perangkat
keras yang melekat pada motherboard mengalami kerusakan. Yang paling umum
adalah kerusakan terjadi pada memori. Segera ambil memori tersebut dari
motherboard kemudian coba bersihkan memori dengan tisu atau atau kain yang
bersih. Setelah dibersihkan pasang kembali pada slot nya. Apabila setelah
dipasang, masih keluar bunyi beep, memorinya harus diganti dengan yang baru.
BAB 8
MONITOR
Ada beberapa troubleshooting pada MONITOR,
diantaranya:
- Kasus :
Warna, layar monitor berwarna hitam
setelah komputer dihidupkan.
Solusi :
§ Pastikan kabel power monitor sudah
dimasukkan ke power suppy pada casing komputer dan indikator lampu dari monitor
sudah menyala.
§ Cabut semua perangkat keras yang terpasang
pada casing komputer kecuali mouse, keyboard dan monitor. Booting kembali
komputer untuk melihat apa permasalahannya sudah terpecahkan.
§ Coba hubungkan dengan kabel power monitor
yang berbeda, dan jika dengan menggunakan kabel power monitor yang berbeda
tersebut bisa menyala, maka kabel power monitor yang semula perlu diganti
dengan yang baru.
§ Cabut kabel power monitor dan tunggu 20-30
detik, baru pasang kembali kabel power monitor tersebut.
- Kasus :
Tampilan monitor, pengaturan tampilan
monitor tidak tepat.
Solusi :
§ Masalah ini biasanya muncul pada waktu
monitor baru selesai dipasang. Hal ini bisa terjadi jika sistem mendeteksi
secara otomatis driver yang dimasukkan untuk menginstall monitor tidak
benar/salah.
§ Pilih driver untuk menginstall monitor
dengan tepat. Cara untuk mendapatkan driver adalah dengan mengunjungi situs
dari manufaktur pembuat monitor tersebut atau bisa menanyakan ke toko Kasus:
komputer terdekat.
§ Setelah mendapat driver tersebut, pasang
kembali monitor dan lakukan instalasi ulang.
- Kasus :
Tampilan
monitor berputar.
Solusi :
Hal ini bisa disebabkan oleh game yang
menggunakan pengaturan Rotation pada monitor dan ditambah dengan fasilitas Graphics
Controller. Untuk mengembalikan tampilan monitor ke kondisi awal,
langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
§ Pilih menu Start» Control Panel» Intel
Extreme Graphics Applet» pilih pada bagian Rotation.
§ Hilangkan tanda centang pada kotak cek
Enable Rotation.
§ Klik Apply, kemudian klik OK.
§ Keluar dari Control Panel.
Catatan :
Langkah-langkah diatas tergantung dari VGA card yang
dipasang. Untuk mengatur properti Rotation, dapat melihat pada jendela Graphics
Controller. Dan cara lain untuk menemukan pangaturan Rotation, adalah sebagai
berikut :
§ Klik kanan ditempat yang kosong pada
desktop, Pilih Properties.
§ Klik pada bagian Settings, Pilih tombol
Advanced.
§ Klik pada bagian Graphics card, Pilih
tombol Graphics Properties.
§ Klik pada bagian Rotation, Hilangkan tanda
centang pada kolak cek Enable Rotation.
§ Pilih Apply dan keluar dari semua jendela.
- Kasus :
Membersihkan layar monitor.
Solusi :
§ Matikan terlebih dahulu komputer. Gunakan
kain yang lembut dengan dibasahi sedikit air hangat, kemudian usap layar
monitor dari atas ke bawah dan dari sisi kiri ke sisi kanan.
BAB 9
MOTHERBOARD
Ada beberapa troubleshooting pada MOTHERBOARD,
diantaranya:
- Kasus :
Baterai hanya bekerja sementara waktu.
Solusi :
§ Kadang-kadang baterai bekerja dengan
bagus. Kemudian, kadang-kadang kita mendapatkan kesalahan pada baterai tersebut
yaitu sistem tidak bisa mengenali waktu dengan baik. Hal ini disebabkan karena
baterai kehilangan tegangan dan koneksi yang buruk antara baterai dengan
motherboard. Untuk mengati hal tersebut, maka langkah yang bisa diambil adalah
mengganti baterai mati.
- Kasus :
Mengganti pengaturan CMOS tetapi tidak
muncul perubahannya.
Solusi :
§ Ketika keluar dari pengaturan CMOS,
pastikan memilih “Save and Exit” untuk menyimpan segala perubahan yang sudah
dilakukan dan keluar dari setup tersebut. Memilih Exit Without Saving akan
menyebabkan segala pengaturan dan perubahan yang sudah dilakukan terhadap CMOS
tidak akan disimpan.
- Kasus :
Sistem kehilangan Waktu, Pengaturan, atau
kesalahan pada bateraí.
Solusi :
§ Baterai mati atau habis. Segera ganti yang
baru.
- Kasus :
Permasalahan umum yang sering terjadi pada
motherboard.
Solusi :
Ada beberapa hal yang harus dicek dan
diperhatikan, yaitu sebagai berikut:
§ Apakah semua peralatan yang terpasang pada
motherboard sudah bekerja dengan
masksimal atau belum, Komponen tersebut meliputi:motherboard, processor,
memory, VGA Card, dan drive. Jika ada salah satu yang tidak terpasang dengan
benar, maka sistem tidak akan bekerja dengan baik. Apakah semua kabel konektor
sudah dihubungkan ke masing-masing komponen.
§ Coba lepaskan segala komponen satu demi
satu untuk mengetahui kesalahan yang terjadi.
§ Apakah pengaturan jumper sudah benar atau
belum? Anda harus mengatur jumper untuk berbagai tipe perangkat keras yang
terpasang, misalnya jumper untuk processor. Jumper tersebut akan terkait dengan
tipe, kecepatan, voltage, kecepatan bus, dan lain-lain.
§ Jika merasa tidak yakin dalam mengatur
sebuah BIOS, aturlah dalam kondisi normal atau default.
§ Apakah bentuk motherboard masih bagus
ataukah ada yang cacat? Apakah ada kaki atau pin yang ada di motherbaord dalam
keadaan patah atau tidak?
§ Apakah power supply yang dipasang
mempunyai daya yang cukup atau tidak? Jika menambah beberapa komponen perangkat
keras yang baru ke komputer, apakah daya power supply yang ada sanggup memenuhi
kebutuhan tersebut atau tidak? Daya
power supply yang standar adalah berkisar 230 atau 250 watt.
- Kasus :
Motherboard pecah atau rusak.
Solusi :
§ Kalau menghadapi kondisi tersebut, maka
mau tidak mau harus membeli motherbaord yang baru. Tidak dapat memperbaiki
motherboard yang rusak tersebut dan setelah membeli motherboard yang baru,
berhati-hatilah dalam memasang suatu card ke motherboard.
- Kasus :
Terdapat pin yang bengkok pada
motherboard.
Solusi :
§ Kalau menjumpai pin yang bengkok pada
motherboard, berhati-hatilah untuk meluruskan kembali pin tersebut dan pastikan
kabel power yang terpasang ke listrik sudah dimatikan dan dicopot. Jika pin
tersebut sampai patah, maka tidak bisa berbuat apa-apa dan harus membeli
motherbaord yang baru.
- Kasus :
Bagaimana bisa mendapatkan driver chipset
untuk motherboard yang dimiliki.
Solusi :
§ Download driver tersebut pada situs yang
tersedia. Biasanya pembuat atau manufaktur dari perangkat keras menyediakan
situs yang berisi driver update yang bisa didownload kapan saja. Update driver
ini mempunyai fungsi yang sangat vital bagi kinerja suatu perangkat keras.
BAB 10
MOUSE
Ada beberapa troubleshooting pada MOUSE,
diantaranya:
- Kasus :
Pada waktu digunakan, mouse tidak bisa
berjalan dengan lancar dan jalannya tersendat-sendat dan sering macet.
Solusi :
Ada beberapa kemungkinan permasalahan yang
muncul dari mouse yang tidak lancar, bisa saja kabel yang menghubungkan mouse
tersebut mengalami gangguan, konektornya
putus, keypad kotor dan yang sering terjadi adalah bagian dari mouse mengalami
kerusakan atau kotor. Bagian dari mouse yang kotor bias dibersihkan dengan cairan pembersih atau alkohol. Untuk membersihkan bola yang ada di
Mouse:
§ Matikan komputer dan lepaskan mouse dari
port yang menancap pada casing komputer.
§ Ketika melepaskan mouse dari port
tersebut, pastikan tidak ada pin yang patah atau putus.
§ Buka mouse sesuai petunjuk yang ada.
Biasanya untuk membuka mouse sesuai dengan arah jarum jam. Dan untuk menutupnya
berlawanan dengan arah jarum jam. Setelah tutup mouse dibuka, ambil dan
keluarkan bola yang ada di mouse.
§ Bersihkan bola dengan alkohol dengan kain
yang bersih dan biarkan sampai kering, sebelum dipasang kembali.
§ Selain membersihkan bola, bersihkan juga
kotak penggulung dan daerah di dalam mouse dengan cotton buds.
Sementara untuk tempat mouse/mouse pad
harus diperhatikan yaitu:
§ Jagalah kebersihan dari tempat mouse
tentunya.
§ Bersihkan mouse pad dan gantilah dengan
yang baru jika dirasa mouse pad yang digunakan sudah kotor atau rusak.
BAB 11
PRINTER
Ada beberapa troubleshooting pada PRINTER,
diantaranya:
- Kasus :
Printer tidak bisa hidup dan tidak bisa
mencetak.
Solusi :
§ Langkah pertama adalah cek kabel printer.
§ Cek power printer, Apakah sudah dihidupkan
atau belum.
§ Cek dan pastikan printer dalam keadaan
hidup atau online.
§ Cek kertas, toner atau tinta yang ada
dalam printer. Apakah waktunya diganti atau belum.
§ Cobalah untuk melakukan print test page. Perhatikan
pengaturan pada printer. Apakah instalasi printer sudah benar dan berhasil.
§ Cek kabel printer, apakah sudah dimasukkan
ke port printer yang ada di casing komputer atau belum.
BAB 12
PROCESSOR
Ada beberapa troubleshooting pada PROCESSOR,
diantaranya:
- Kasus :
Sistem mati, tidak ada kursor, tidak ada
suara dan kipas tidak hidup. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh kabel pada
power supply rusak atau putus, kesalahan pada motherboard dan kesalahan pada
memori.
Solusi :
§ Lepaskan kabel power dari casing komputer
dan ganti dengan yang baru. Lepaskan power supply, cek arus yang ada di power
supply dengan peralatan elektronik, apabila tidak ada arus yang mengalir pada
power supply, ganti dengan yang baru.
§ Lepaskan motherboard, cek terlebih dahulu
dengan peralatan elektronik dan kalau motherboard tersebut sudah tidak
berfungsi, ganti dengan yang baru.
- Kasus :
Sistem mati, tidak ada suara, atau
terkunci sebelum mulai proses booting. Kondisi Ini kemungkinan disebakan oleh
pemasangan komponen perangkat keras yang tidak benar.
Solusi :
§ Cek semua komponen perangkat keras yang
terpasang, khususnya pada memori dan VGA Card. Atur kembali dudukan komponen
perangkat keras dan socket yang terpasang pada motherboard.
- Kasus :
Sistem mengeluarkan bunyi beep pada waktu
startup, kipas berbunyi dan kursor tidak muncul pada layer monitor. Kondisi ini
disebabkan oleh pemasangan VGA Card yang tidak benar atau slot untuk meletakkan
VGA Card ada kerusakan.
Solusi :
§ Lepaskan terlebih dahulu VGA card dari
slotnya kemudian bersihkan slot VGA Card terlebih dahulu. Cek slot VGA Card
yang ada di motherboard dengan peralatan elektronik.
- Kasus :
Sistem lambat, kipas berbunyi dan tidak
ada suara beep atau kursor tidak muncul pada layar monitor.
Solusi :
§ Kemungkinan pemasangan prosesor tidak
tepat pada dudukan atau slotnya. Segera lepaskan prosesor dan heatsink, kemudian
pasang kembali pada slot yang ada pada motherboard.
- Kasus :
Sistem tidak mau startup setelah prosesor
baru dipasang pada motherboard.
Solusi :
§ Kondisi ini bisa disebabkan oleh
pemasangan prosesor yang tidak tepat pada slot yang ada pada motherboard. Segera
lepaskan prosesor tersebut kemudian pasang kembali.
§ BIOS tidak mendukung prosesor yang baru.
Update BIOS dari system atau motherboard yang disediakan oleh manufaktur BIOS
tersebut.
§ Motherboard tidak mendukung prosesor baru
yang dipasang.
- Kasus :
Sistem Operasi tidak mau booting.
Solusi :
§ Cek kipas pada prosesor, ganti dengan yang
baru jika diperlukan. Pengaturan kecepatan bus pada motherboard harus diganti.
Cek jumper tegangan pada motherboard.
BAB 13
SOUND
CARD
Ada beberapa troubleshooting pada SOUND CARD,
diantaranya:
- Kasus :
Bisa mendengar file WAV dan games dengan
sangat baik, tetapi CD Audio tidak bisa terdengar.
Solusi :
§ Kemungkinan tidak ada kabel penghubung
antara sound card dengan CD-ROM. Buka casing komputer dan pastikan ada kabel
yang menghubungkan ke AUDIO OUT yang
ada di CDROM dan kabel yang menghubungkan ke
CD in pada sound card. Serta pastikan volume dari CD AUDIO tidak diam.
- Kasus :
Meng-upgrade Windows 98 ke Windows 2000
tetapi sound card tidak bekerja dengan baik.
Solusi :
§ Beberapa sound card tidak mendukung
Windows 2000 atau tidak tersedianya driver sound card tersebut pada Windows
2000. Untuk menangani masalah tersebut, hubungi pembuat sound card untuk
meminta driver sound card yang sesuai dengan Windows 2000.
- Kasus :
Mempunyai 4 speaker pada sound card tetapi
yang bekerja hanya 2 speaker.
Solusi :
§ Pertama, pastikan kesalahan atau masalah
tIdak terjadi pada speaker. Untuk menangani masalah tersebut, masuk ke
pengaturaan sound card dan aktifkan pengaturan dari 4 speaker tersebut.
- Kasus :
Suara hanya keluar dari satu speaker.
Solusi :
§ Kemungkinan menggunakan fasilitas mono
untuk speaker yang stereo. Atau bisa juga terjadi driver yang di-install tidak
berjalan dengan baik. Pada beberapa sistem, jika driver dari sound card tidak
tersedia pada file CONFIG.SYS, hanya memiliki satu sound yaitu sebelah kiri.
Jadi yang akan keluar suara mono.
- Kasus :
Tidak ada suara yang keluar dari
audio/musik pada CD.
Solusi :
Beberapa kondisi bisa menyebabkan
permasalahan ini, perhatikan hal-hal berikut:
§ Pilihan pada Microsoft Volume Control atau
volume slider tidak berjalan dengan baik.
§ Cek dan hubungkan headphones ke stereo
phone jack pada CD-ROM yang terletak di bagian depan, sesuaikan pengaturan
volume pada drive tersebut Jika suara tetap tidak keluar ke headphones, cek
koneksi kabel audio CD dari CD-ROM drive ke audio card.
§ Pastikan speaker sudah terhubung dengan
baik pada konektor audio atau sound card.
- Kasus :
Port Joystick tidak bekerja dengan baik.
Solusi :
§ Port audio yang ada pada joystick
mengalami konflik dengan port joystick yang lain pada sistem. Non-aktifkan port
audio yang ada pada joystick dan gunakan port audio joystick yang ada di
sistem.
§ Driver joystick yaitu MSJSTICK.DRV dan
VJOYD.VXD, mungkin belum di-install.
- Kasus :
Komputer menjadi hang dan restart selama
proses instalasi.
Solusi :
§ Ada perangkat keras yang konflik dengan
perangkat lain yang ada di sistem.
§ Audio card tidak berada pada slot yang
benar.
§ Perangkat yang menggunakan bus PCI
bertentangan dengan aktivitas dari audio card.
- Kasus :
Memecahkan masalah konflik pada hardware.
Solusi :
§ Klik kanan icon My Computer pada desktop,
kemudian pilih Properties. Kotak dialog System Properties akan muncul.
§ Klik pada bagian Device Manager. Pada
Device Manager, sebuah tanda plus (+) akan menampilkan semua item yang
tersedia. Perangkat keras yang mengalami konflik akan ditandai dengan simbol
lingkaran tanda seru.
§ Klik dua kali Sound, video, game
controllers. Daftar dari perangkat multimedia akan muncul.
§ Pilih audio card.
§ Pilih tombol Properties.
§ Klik bagian Resources.
§ Hilangkan tanda centang pada pilihan Use
automatic settings.
§ Ubahlah “Settings based on:” jika
pengaturan alterbnatif ini tersedia.
§ Tentukan dan lihat konflik yang terjadi dengan melihat pada “Conflicting device list”.
§ Pilih item yang konflik pada daftar
“Resource Settings”.
§ Klik tombol Change Settings.
§ Gunakan mouse untuk memilih pengaturan
yang baru.
§ Pilih OK untuk menutup masing-masing
jendela properti kemudian restart kembali komputernya.
- Kasus :
Audio card tidak terdeteksi secara
otomatis.
Solusi :
Untuk melakukan konfigurasi audio sound
card secara manual pada Windows 95/98, langkahnya adalah sebagai berikut :
§ Klik “Start” pada taskbar, kemudian pilih
Settings dari menu Start.
§ Pilih Control Panel. Grup dari Control
Panel akan muncul.
§ Klik dua kali icon Add New Hardware. Kotak
dialog wizard Add New Hardware akan muncul.
§ Pilih Next untuk melanjutkan.
§ Pilih Yes jika ingin Windows mencari
perangkat keras yang baru dipasang, kemudian pilih Next.
§ Pilih Next untuk melanjutkan.
§ Pilih Finish, dan biarkan sistem akan
menyelesaikan instalasi perangkat keras yang baru tersebut.
- Kasus :
Sound card tidak mengeluarkan suara dan
tidak menemukan konflik yang terjadi.
Solusi :
§ Cek pengaturan volume pada indikator sound
card yang ada di taskbar, atau juga bisa dengan cara masuk ke Volume Setting
dan pastikan semua pilihan yang ada tandanya diam (un-muted), tanda P pada
kotak un-muted tersebut dihilangkan dan volume suara jangan dibuat minimal. Cek
volume speaker yang ada atau coba ganti dengan speaker yang lain.
BAB 14
VGA
Card
Ada beberapa troubleshooting pada VGA CARD,
diantaranya:
- Kasus :
Pada waktu menghidupkan komputer, layar monitor
gelap dan hitam.
Solusi :
§ Langkah pertama, cek kabel VGA dan
pastikan kabel VGA tersebut sudah masuk ke port VGA yang ada di casing
komputer.
§ Cek indikator pada monitor, apakah
powernya berjalan dengan normal atau tidak.
§ Coba booting ulang.
- Kasus :
Gangguan pada VGA Card/Layar Monitor. Masalah
seperti tanda-tanda gangguan yang terjadi pada VGA Card di antaranya adalah :
ü Komputer menjadi macet atau hang ketika
digunakan untuk bermain game 3D.
ü Tidak dapat digunakan untuk menjalankan
permainan tertentu.
ü Windows tidak bisa digunakan dalam mode
normal.
ü Ada titik-titik kecil di layar monitor.
Solusi :
§ Cek kabel VGA yang terhubung ke monitor
dan ke casing komputer, apakah sudah menancap dengan benar atau belum, kalau belum
masukkan kabel tersebut sesuai dengan kaki-kaki yang tersedia.
§ Cek konektor atau pin yang terdapat pada
kabel VGA. Kalau ada yang patah atau putus, segera ganti yang baru.
§ Install kembali atau perbaharui driver
dari VGA Card yang dipasang. Untuk mendapatkan driver VGA tersebut, bisa dengan
men-download dari situs yang menyediakan driver dari VGA itu.
§ Cobalah untuk mendownload versi terbaru
versi terakhir software Direct-X dari situs Microsoft.
§ Kunjungi situs-situs yang menangani
berbagai permasalahan tentang permainan atau games.
§ Buka casing komputer, cabut VGA card dari
slotnya (PC/AGP) dari motherboard, dan pasang kembali. Apabila pada waktu
komputer dihidupkan, layar masih hitam dan belum muncul gambarnya, ganti VGA
card dengan yang baru, karena dapat dipastikan VGA card ada mengalami
kerusakan.
- Kasus :
Pesan kesalahan pada layar monitor. Apakah selalu
menemui pesan kesalahan ketika memainkan suatu permainan atau games? Apakah VGA
atau animasi tidak berjalan dengan normal? Atau layar berkedip secara terus
menerus?
Solusi :
§ Klik menu Start >> pilih Help and
Support. Di bawah perintah Pick a Help Topic, pilih “Fixing a problem”.
§ Pada kotak sebelah kiri, pilih “Games,
sound, and video problems”.
§ Pada kotak sebelah kanan, select “Games and Multimedia Troubleshooter”.
§ Klik pilihan yang menggambarkan
permasalahan yang dihadapi kemudian klik Next. Ulangi langkah-langkah tersebut
sampai permasalahan bisa terpecahkan. Gunakan tombol Back untuk mengulangi
langkah terakhir.
- Kasus :
Bagaimana mengetahui tipe dari VGA Card yang
dimiliki.
Solusi :
§ Buka MS-DOS prompt. Pada Windows 95/98 dan
Windows XP/NT 4.0, Klik menu Start,
kemudian pilih Programs, dan klik menu MS-DOS Prompt atau Command Prompt yang
tersedia. Pada Windows 3.x atau Windows NT versi sebelum 4.0, klik dua kali
Main kemudian klik dua kali icon MS-DOS.
§ Setelah jendela MS-DOS sudah terbuka,
ketik: Debug kemudian tekan tombol [Enter].
§ Setelah layar dari perintah debug sudah
terbuka dengan indikator kursor yang muncul, maka ketikkan: D C000: 0010 dan
kemudian tekan tombol [Enter].
§ Layar yang berisi angka hexadecimal akan muncul
dengan format kode ASCII dan informasi
yang muncul tersebut juga termasuk dari tipe dari VGA Card yang dimiliki.
§ Ketik: Q kemudian tekan tombol [Enter]
untuk keluar dari program Debug.
§ Ketik Exit kemudian tekan tombol [Enter]
untuk kembali ke sistem. operasi/Windows.
(Hal lain yang dapat dilakukan membuka
casing komputer dan baca nama manufaktur yang tertera pada chipset atau IC yang
ada pada VGA Card di motherboard).
- Kasus :
Resolusi Layar monitor tidak stabil atau berubah-ubah.
Setiap saat login ke Windows XP, resolusi layar monitor kembali ke ukuran besar
dan untuk merubahnya ke bentuk normal harus mengubah secara manual. Nah, bagaimana
caranya supaya pengaturan terhadap resolusi layar monitor tidak berubah-ubah.
Solusi :
§ Harus melakukan update terhadap VGA Card yang
dimiliki karena kemungkinan besar driver VGA card yang dimiliki banyak file
yang hilang atau corrupt. Untuk melakukan update bisa mengunjungi situs dari
penyedia driver tersebut dan download versi terbaru. Untuk mengetahui nama
manufaktur pembuat VGA card, bisa melakukan cara-vara berikut ini:
ü Klik Menu Start
ü Klik Administrative Tools
ü Kemudian pilih Computer Management. Di
bawah kategori System Tools, klik Device Manager. Klik tanda Plus (+) untuk menampilkan
pilihan Display Adapter. Dari tampilan ini, Windows akan mencari driver yang
sudah ter-update. Adapun cara-caranya
adalah sebagai berikut :
ü Ketika Device Manager dan tampilan Display
Adapter muncul, klik kanan display adapter.
ü Pada menu kanan tersebut pilih Update
Driver.
ü Kotak wizard Hardware Update akan muncul
dan memberikan instruksi bagaimana cara untuk melakukan update driver.
BAB 15
NTLDR
IS MISSING
Apabila komputer kita mengalami seperti ini maka
yang harus di lakukan adalah dengan cara sebagai berikut :
- Untuk
partisi tipe FAT
langkah yang harus dilakukan dengan
melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau
NTDETECT.COM dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
- Untuk
partisi tipe NTFS
- Masukkan
CD Windows XP dan booting dari CD tersebut
- Pada
saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R
- Tekan
angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang
sesuai
- Biasanya
#1
- Masukkan
password administrator jika diperlukan
- Masukkan
perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM
- Tulis:
COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis:
COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan
CD Anda dan ketikkan EXIT

Materinya bagus :D , saya jadi mengerti sekarang
BalasHapusTerimakasih sudah berkunjung
BalasHapus