Selasa, 07 Februari 2017

7 Layer OSI

OSI Layers Concepts

OSI Reference Model merupakan Model Referensi Standard yang merepresentasikan komunikasi data antar peralatan jaringan dan antar jaringan.

Keuntungan menggunakan OSI Reference Model adalah:
§  Membagi jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga dapat lebih mudah untuk diatur dan dipelajari.
§  standarisasi Interfaces yang digunakan sehingga membantu vendor-vendor perangkat jaringan yang berbeda dalam membangun dan mendukung pengembangan setiap perangkat
§  Menjembatani perbedaan teknologi jaringan yang digunakan dalam berkomunikasi.
§  Mempercepat perkembangan teknologi jaringan.

Struktur Layers (=Lapisan) pada OSI Reference Model:

 






Fungsi Layers pada OSI Reference Model:

 




Application Layer:
§  Aplikasi atau service yang melakukan proses data, seperti: Electronic Mail, File Transfers, browser dan lain-lain.


Presentation Layer:
§  Menjamin data dapat dibaca oleh sistem yang menerima data
§  Menentukan Format Data yang dikirimkan atau diterima.
§  Menentukan Struktur Data
§  Mengatur data transfer syntax bagi Application Layer.


Session Layer:
§  Membangun (establish), mengatur (manage), dan menghentikan (terminate) sesi (session) antar aplikasi.


Transport Layer:
§  Menentukan metode dan kehandalan pengiriman (Transport) Data antar hosts, misal: metode TCP atau UDP
§  Membangun (establish), menjaga (maintain), dan menghentikan (terminate) Virtual Circuits antar hosts atau jaringan.
§  Data Fault Detection dan mengatur perbaikan (recovery) informasi data yang dikirimkan.


Network Layer:
§  Mengatur penentuan jalur (path) pengiriman data antara end systems.
§  Pengaturan Routing.
§  Lebih kepada pengaturan pengalamatan secara logical.


Data Link Layer:
§  Mengatur proses pengiriman data melalui media
§  Menentukan Pengalamatan secara fisik (Physical Addressing), Topologi Jaringan, error notification, serta flow control.
§  Lebih kepada pengaturan pengalamatan secara physical.


Physical Layer:
§  Proses konversi data digital ke analog (electricity Voltage) atau sebaliknya


Lingkup Kerja Perangkat Jaringan (Network Devices) pada Layer OSI Reference Model:




Data Encapsulation

Data Encapsulation adalah proses pemberian informasi (berupa header atau Trailer) data menjadi paket data (PDU = Protocol Data Unit) sebelum dikirimkan ke layer selanjutnya.


Proses Data Encapsulation/Decapsulation

Tahap 1:
(PDU = Data)
Build the Data
Proses perubahan format aplikasi menjadi PDU yang disebut sebagai DATA, yang dapat dikirimkan melalui media jaringan.


Tahap 2:
(PDU = Segments)
Package the data for end-to-end transport
Proses pengumpulan data yang akan dikirimkan menjadi paket data  yang disebut dengan SEGMENT.


Tahap 3:
(PDU=Packets)
Add the network IP address to the header
Pemberian informasi (Network Header) alamat logical (IP Address) asal dan tujuan paket data.


Tahap 4:
(PDU=Frames)
Add the data link layer header and trailer
Pemberian informasi (Frame Header and Trailer) paket data mengenai perangkat jaringan yang terhubung langsung (directly-connected).


Tahap 5:
(PDU=Bits)
Convert to bits for transmission
Proses konversi paket digital menjadi signal-signal listrik agar paket data dapat dikirimkan melalui media.







1 komentar: